Gratis

Bismillahi

Gratis

*senyum-senyum* Kata yang satu ini singkat tapi bermakna sangat dalam ya. Nah, saya baru saja mengalaminya, pemirsah. Ketika beberapa jam yang lalu saya (seperti biasa) titip makan malem ke Ibun. Karena kebetulan kerjaan saya masih ada, dan kerjaan Ibun me-release versi terbaru Toresto Android udah kelar. Pas Ibun udah pulang, saya tanya berapa harga titipan saya. Jawaban Ibun singkat tapi padat “Gratis” :p :p :p

Jadi teringat sebuah kisah ketika saya dan Dudin makan pempek di daerah Sekeloa. Bersama kami, ada rombongan anak muda (ps: kami juga masih anak muda) yang juga sedang makan pempek sambil ngobrol:

Ujang: Eh, diajakin makan tuh sama si Edi.

Budi: Engga ah, kenyang banget gw.

Ujang: Dibayarin lho!

Budi: Yuk Hayuk! *sambil langsung menegakkan badannya*

Memang kata yang satu ini ajaib. Singkat tapi bisa memasukkan kebahagian di hati orang-orang yang mendengarnya. Entah kenapa saya selalu tersenyum kalo inget kisah ini. Mungkin salah satunya karena situasi ini sering kita temui, atau bahkan kita lakoni. Tentunya dengan lakon lebih sering sebagai Budi :p

Si Budi yang dahulunya sering membaca dan menemani ibu ke pasar, sekarang aktifitasnya juga ga terlalu menantang. Nah mungkin sesekali, kita juga harus berani berperan sebagai Edi. Bukankah kita dapet pahala dengan membuat orang lain senang (dengan cara yang benar) atau menghilangkan kesulitan orang lain?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s