Tag Archives: riset

#layologic

Rasanya tidak berlebihan kalau dikatakan proses pendidikan Universitas Sriwijaya ada di kaki para sopir truk. Bukan sekali dua kali saja perkuliahan di Inderalaya terpaksa ditunda karena dosen terjebak macet di jalanan Palembang-inderalaya. Penyebabnya yang paling sering adalah si komo lewat tergulingnya truk di tengah jalan akibat kaki para sopir truk tidak cukup lihai menghadapi buasnya jalanan atau kondisi truk yang memang sudah seharusnya dikandangkan.

SRIPOKU.COM: Truk Ekspedisi Patah As, Jalur Palembang-Indralaya Macet

Kalau sudah begitu, jangankan perkuliahan, ujian dan bahkan wisuda pun terancam batal. Pernah saya diceritakan,  wisuda Unsri nyaris dibatalkan karena ibu rektor menjadi korban kemacetan parah di jalanan itu. Untung saja pada saat itu, posisi rektor masih di dekat Palembang sehingga segera diambil inisiatif untuk meluncurkan rektor menggunakan kereta api. Kereta api yang kini sudah menjadi legenda (saya akan ceritakan di lain tulisan tentang si Thomas). Oooh, dan jangan sampai saya terjebak kemacetan di dalam bis yang sopirnya memutar lagu dangdut koplo yang dapat menurunkan IQ beberapa poin.

Kalau di ibukota, mereka menyebutnya Jakarta Logic. It’s called so just because the simple logic doesn’t apply there. Kalau di tempat lain jarak 50 Km bisa ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 1 jam, maka tidak di Jakarta. Kalau Anda melalui suatu jalan di Jakarta pada jam tertentu cuma memakan waktu beberapa menit, maka mungkin di jam yang lain Anda akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menikmati pemandangan yang sama. Di sini, kami punya inderalaya logic.

Bagai jerawat di hidung bagian tengah yang selalu mengundang untuk dipencet, masalah ini terlalu mempesona untuk dilewatkan. Harus ada orang yang memecahkan jerawat merah itu. Sudah terlalu lama dia bercokol disana. Teknologinya bukan belum ada. Waze yang fenomenal itu sudah melakukannya. Location service yang diracik dengan statistik. Sepertinya akan menjadi ramuan ampuh untuk mengetahui segala misteri di jalanan ini: apa penyebab kemacetan, daerah mana yang menjadi bottle neck, kapan waktu yang tepat untuk bepergian dan kapan waktu yang tidak disarankan untuk bepergian, bahkan sampai kondisi jalanan saat ini, dan lain-lain. Ramuan yang bisa diminum oleh Unsri untuk meninjau ulang penjadwalan perkuliahan. Ramuan yang juga sangat sehat bagi perusahaan yang rutin mengirimkan armadanya melewati jalanan ini. Dan tentu saja, agar pengguna jalanan palembang-inderalaya dapat mengetahui musuh apa yang akan mereka hadapi di jalanan sebelum mereka berkemas.

Kalau ada mahasiswa yang berminat melakukan penelitian untuk tugas akhir dengan domain jalanan ini, saya insya Allah siap diajak bekerja sama. Saya juga terbuka kalau ada pembaca yang ingin berbagi solusi untuk masalah ini. Inginnya sih, saya akan membuat beberapa tulisan dan penelitian tentang #layologic. Semoga istiqomah.

مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِـسَبُـهُ

“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.” (1)

Referensi:

  1. http://almanhaj.or.id/content/3595/slash/0/membantu-kesulitan-sesama-muslim-dan-menuntut-ilmu-jalan-menuju-surga-1/